8 Tips Untuk Backpacker Pemula, Ayo Ambil Ranselmu

Tips Untuk Backpacker Pemula

Tips Untuk Backpacker Pemula

Kamu suka jalan-jalan? Pengen merasakan petualangan hingga ke pelosok Indonesia? Pasti akan banyak yang jawab “iya”, “mau”, apalagi “pengen”. Tapi, banyak yang berpendapat kalau traveling seperti itu bakalan ribet dan mahal. Tak jarang karena alasan tersebut beberapa orang memendam hasrat traveling mereka.

Padahal sebaliknya, ada banyak cara agar traveling bisa dibuat lebih murah dan menyenangkan. Traveling dengan gaya backpacker adalah salah satunya. Namun, banyak yang belum berani menjadi backpacker karena backpacker itu terkesan nekat dan butuh keberanian. Selain itu ribet, karena semuanya harus kita urus sendiri tanpa mengandalkan Tour organizer. Padahal, justru itulah yang membuat trip ala backpacker menjadi jauh lebih murah.

Nah dibawah ini sudah kami rangkum untuk kamu 8 tips untuk backpacker pemula memulai petualangan seru ke berbagai destinasi wisata.

1. Buatlah Itinerary Perjalanan

Backpacker pemula wajib memiliki itinerary perjalanan

Sebuah kata bijak, gagal dalam merencanakan sesuatu berarti kita sedang merencanakan perjalanan. Hal yang sama juga berlaku pada traveling. Karena itulah itinerary berperan penting bagi backpacker, terutama bagi pemula. Kamu nggak mau perjalananmu kacau karena nggak tau apa-apa kan? Dalam perjalanan itu lumrah jika terjadi kejadian tidak terduga. Nah, si itinerary ini akan membantumu mengurangi masalah-masalah tak terduga tersebut.

Memang, apa aja sih itinerary itu? Itinerary sebenarnya bukan seperti template yang harus kamu ikuti. Selama itu memudahkan saat perjalanan, itu sudah cocok disebut itinerary. Kebanyakan itinerary hanya berisi jadwal setiap perjalanan beserta tempat yang akan kamu kunjungi. Selain itu perkirakan juga budgetnya dari awal agar nanti nggak perlu repot-repot nyari ATM buat ngambil uang.

2. Kumpulkan Referensi

Backpacker wajib memiliki referensi terkait destinasi wisata

Kalau traveling kesana aja belum pernah, bagaimana caranya bisa bikin itinerari? Jangan khawatir, saat ini banyak kok itinerary yang tersebar di internet. Kalaupun bentuknya bukan seperti itinerary, banyak yang menulis dalam bentuk catatan perjalanan di blog. Enak kan malah lebih detail. Nah, semakin kamu kepo dengan blog-blog traveler tersebut, akan semakin banyak referensi yang akan kamu dapatkan.

3. Bawa Barang Seperlunya

Seorang backpacker tidak perlu membawa banyak barang

Usahakan membawa satu ransel saja. Membawa tas slempang kecil untuk barang-barang yang akan sering kamu keluarkan, juga sangat disarankan. Bawalah barang-barang seperlunya. Semakin banyak barang yang kamu bawa, selain berat, berarti semakin banyak pula barang yang harus kamu jaga. Kamu nggak mau kan nanti ada barang-barangmu yang tertinggal atau bahkan kecopetan?

Pilihlah sepatu atau pakaian yang tak perlu perawatan khusus. Selain itu buatlah pula daftar barang-barang yang kamu bawa agar kamu tahu kalau ada barang yang hilang ataupun tertinggal.

4. Gunakan Transportasi Umum

Hindari penggunaan taksi. Menggunakan transportasi umum seperti bus, jauh lebih murah dan kamu bisa berinteraksi dengan orang lain. Sesekali cobalah untuk jalan kaki. Dengan berjalan kaki, kamu bisa lebih menikmati sudut-sudut tersembunyi tempat yang kamu datangi.

5. Kontrol Pengeluaran

Backpacker harus pandai hemat uang

Memang datang ke tempat yang baru itu sangat menyenangkan. Semuanya pasti ingin kamu kunjungi. Ingin pergi kesana, ingin membeli itu, mau foto disana. Banyak lho kejadian orang yang tiba-tiba kalap dan lupa dengan itinerari yang mereka buat. Nanti kamu bisa kehilangan waktu dan uang. Padahal itu adalah dua hal yang paling krusial dari setiap perjalanan. Cara terbaik adalah dengan mendisplinkan diri sendiri. Boleh lah fleksibel, asal selalu ingat dengan sisa waktu dan budget yang kamu miliki.

6. Berbaur Dengan Penduduk Lokal

Untuk backpacker pemula sebaiknya sering berbaur dengan penduduk lokal

Jangan pernah menjadi traveler yang asing dengan tempat yang kamu kunjungi. Cobalah untuk akrab dengan penduduk setempat. Bagikanlah senyum kepada mereka. Tak jarang, dari obrolan-obrolan ringan dengan mereka kamu akan menemukan tempat yang lebih bagus atau toko oleh-oleh yang lebih murah.

7. Survey Destinasi yang Ramah untuk Wisatawan

Nah, dari tips-tips tersebut sangat tergantung dari tempat seperti apa yang kamu tuju. Bukan jaminan backpackeran ke tempat yang lebih “kota” akan lebih aman dari tempat yang “desa”. Tingkat kecopetan di Eropa relatif tinggi lho, apalagi di Paris dan Itali. Lagi-lagi, lihatlah referensi dari cerita perjalanan orang lain. Pilihlah tempat-tempat yang relatif aman terhadap wisatawan untuk mengurangi resiko masalah yang datang.

8. Selalu Update Tiket Pesawat & Tiket Kereta

Hal paling penting buat jadi backpacker adalah kesiapsiagaan ketika ada promo pesawat atau kereta yang tiba-tiba datang. Ya, kita tau sendiri biaya paling tinggi buat backpacker-an itu ya di transport dan penginapan. Kamu harus siap ketika promo datang, harga tiket pesawat bisa murah banget bahkan bisa gratis!

Kalau backpacker di dalam negeri, tiket promo kereta api nggak boleh kamu lewatkan! Semakin kecil pengeluaran, semakin sah kamu disebut backpacker sejati. Yuk berburu tiket, Gaes!

Nah, kamu sudah tau tips-tips nya kan! So, kamu tunggu apalagi? Ambil ranselmu dan segera lakukan petualangan terhebatmu

Tinggalkan Balasan