5 Fakta Menarik Kedai Kopi Kong Djie Belitung

Fakta Menarik Kedai Kopi Kong Djie Belitung

5 Fakta Menarik Kedai Kopi Kong Djie Belitung

Kedai kopi Kong Djie Belitung terletak di persimpangan Siburik, Jalan Gegedek menjadi salah satu objek bersejarah  yang sering dikunjungi wisatawan saat liburan ke Belitung, Karena berada di lokasi yang strategis menjadikan kedai kopi Kong Djie selalu ramai pengunjung.

Kondisi bangunannya sangat sederhana, yakni terdapat empat ruangan kecil yang masing-masing berukuran sekitar 3×4 meter, Dengan kursi-kursi kayu yang tampak usang dan terkesan sesak.

Perlu diketahui bahwa kondisi kedai kopi Kong Djie Belitung dari dulu sekarang memang tidak pernah berubah sejak awal didirikan pada tahun 1943, Bahkan memang dibiarkan kondisinya seperti itu untuk mempertahankan nilai Sejarah nya.

Berikut ini kami rangkum 5 fakta menarik Kedai kopi Kong Djie Belitung yang harus kamu ketahui.

1. Warkop Tertua di Kabupaten Belitung

Warung atau kedai kopi ini telah ada sejak 1943, 2 tahun sebelum kemerdekaan Indonesia.

Pemiliknya kala itu bernama Ho Kong Djie, lelaki berdarah Tionghoa yang merupakan perantau asal Pulau Bangka.

Sebelum menempati lokasi di simpang Siburik, Ho Kong Djie sempat membuka warung kopi di Buluh Tumbang, Tanjungpandan.

2. Jadi Waralaba yang Sukses

Saat ini, usaha kedai kopi Kong Djie Belitung terus berkembang dan telah menjadi mitra dengan beberapa pihak, mengadopsi sistem franchise (waralaba), sehingga kopi Kong Djie bisa dikatakan Starbucksnya Belitung. Bahkan sudah ada yang buka di Jakarta.

Untuk menjadi mitra Kong Djie, Kamu harus menyiapkan uang sebesar 25jt rupiah untuk pembelian nama merek dan training membuat kopi tersebut, Bukan menjadi masalah yang besar ketika harus mengeluarkan uang sebanyak itu, Karena dalam waktu satu bulan saja kamu sudah bisa mengembalikan modal dan mendapatkan keuntungan yang besar.

3. Berencana Ekspansi ke Jakarta

Membuat brand Kong Djie menjadi global merupakan persoalan yang tidak mudah.

Namun itu telah direncanakan putra Ho Kong Djie yakni Ishak Holidi.

Pengembangan terutama akan dilakukan di pulau Jawa, dan beberapa wilayah lainnya.

“Soalnya ini kan usaha keluarga dan turun temurun. Dalam waktu dekat ini, kami juga akan buka di Jakarta. Apalagi khusus di lokal Belitung saja, melihat hari ini, masih banyak yang ingin menggunakan brand kami. Tapi kalau di luar, baru penjajakan dan peluang besar kami melihat di Jakarta.

Warga Jakarta dan sekitarnya sebentar lagi bisa menikmati nikmatnya kopi susu Kong Djie.

4. Bahan Baku Kopi dari Luar Belitung

Warung Kopi Kong Djie Belitung menggunakan bahan baku kopi dari pulau Jawa dan Sumatera.

Kopi yang telah dicampur arabika itu biasanya dipasok setiap satu bulan sekali atau sesuai kebutuhan.

“Biasa ngirim sekali banyak, soalnya per hari itu habis kopi itu sekitar enam sampai sembilan kilo (kilogram). Ya jenis di sini sih, yang paling banyak dinikmati pengunjung kopi susu, hitam,” kata Ishak.

Lantaran mengambil kopi dari luar Pulau Belitung, Ishak mengatakan, sejauh ini Kabupaten Belitung belum memiliki perkebunan kopi. Namun, ketika Belitung memiliki produksi kopi dan sesuai dengan kebutuhan Kong Djie, maka akan tetap mengambil bahan baku dari Belitung.

“Ini soalnya tidak ada, jadi kami kirim dari luar. Kalau di Belitung ada, dan sesuai dengan yang kami inginkan, itu bisa membantu kami. Biaya untuk ongkos kirim kami bisa dihilangkan.

5. Omset di Atas Rp 1 Juta/Hari

Menurutnya, omzet usaha kedai kopi saat ini terus meningkat, terlebih setelah menjadi daerah wisata pasca-booming film Laskar Pelangi. Sebelum itu, pendapatan hanya pada kisaran di bawah Rp 500 ribu per hari.

“Kalau sekarang, naik dua kali lipat. Pastinya per hari tidak bisa kami hitung, tapi di atas satu juta. Kami tidak sadar gimana warung kopi ini, bisa seperti ini, padahal ini cuma usaha keluarga.

Buat kamu yang lagi berlibur di pulau Belitung dan ingin menikmati atau merasakan langsung suasana kodai kopi kong djie, Tidak ada salahnya kamu mengunjung tempat bersejarah ini, Tidak terlalu susah untuk menemukan franchise kopi Kong Djie karena disekitar kota Tanjungpandan, Banyak sekali bersebaran kedai-kedai kopi ini.

Bagaimana menarik ? Apa kamu tertarik untuk menikmati kopi Kong Djie Belitung ?

Tinggalkan Balasan