Rumah Adat Belitung

Rumah Adat Belitung

Rumah Adat Belitung

Bangunan ini terletak persis di samping rumah dinas Bupati Belitung, Berada di lokasi yang strategis tepat di tengah kota Tanjungpandan.

Rumah Adat yang berbentuk rumah panggung. Rumah yang merupakan rekonstruksi dari rumah gede ini sebagian besar terbuat dari kayu. Kayu yang biasa digunakan adalah kayu Bulin yang terkenal akan kekuatan anti rayap.

Rumah Adat Belitung dibangun di atas tanah seluas kurang lebih 500 meter persegi dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit pelancong. Bangunan ini juga biasa digunakan untuk menyambut tamu penting, Pengajian atau kumpul keluarga dan penyelenggaraan pentas seni dan budaya Belitung. Seperti Beripat Beregong, Tari Selamat Datang dll.

Rumah adat Belitung ini terletak di Kota Tanjung Pandan. Tepatnya di Jalan Ahmad Yani, persis di samping Kantor Bupati Belitung. Tidak ada biaya masuk ketika kamu berkunjung ke rumah adat Belitung.

Ketika memasuki halaman rumah, Kamu akan melihat sebuah bangunan besar dengan beberapa pohon palm sebagai penghias. Seperti rumah pada umumnya yang memiliki banyak ruangan, Rumah ini juga terdiri dari tiga ruangan, yakni ruang utama, loss, dan dapur.

Sebelum memasuki bangunan ini kamu harus melepaskan alas kaki dulu kemudian menaiki tangga yang ada di bagian depan rumah. Ruang pertama yang kamu lihat adalah teras dan ruangan ini digunakan pengunjung untuk bersantai sambil berbincang-bincang.

Setelah melewati teras, Kamu akan memasuki ruang utama. Di ruang utama ini, Kamu bisa melihat aneka ornamen rumah khas Belitung. Salah satunya lemari berisi baju adat pengantin Belitung kancing lima yang berada di bagian kiri. Di bagian kanan ruang ini, terdapat sebuah kamar pengantin berukuran kecil. Selain itu, ruang ini juga dihiasi foto tokoh-tokoh Belitung tempo dulu yang tertata rapi di atas meja.

Seluruh bagian dari ruang utama ditutupi tikar, Tikar yang digunakan adalah tikar lais ( Lais : Daun yang berbentuk seperti daun pandan hanya saja lebih besar diameter daun nya dan tidak berbau harum). Lantai yang ditutupi tikar memang menjadi ciri khas rumah-rumah panggung yang ada di Belitung.

Ruang utama dalam rumah-rumah di Belitung biasa dijadikan sebagai tempat dilakukannya semua kegiatan keluarga seperti kumpul-kumpul keluarga maupun untuk mengaji. Konsep rumah adat Belitung yang terbuka menjadikan rumah ini terlihat begitu lapang tanpa ada sekat-sekat di dalamnya.

Lanjutkan perjalanan masuk ke bagian loss, Kamu bisa menjumpai ruang seperti koridor yang menghubungkan bagian ruang utama dan dapur. Saat ini di ruang loss ada penjual kerajinan khas Belitung dan mereka juga menjual Batu Satam.

Ruangan terakhir yang kamu kunjungi adalah ruangan dapur, Seperti biasa dapur diletakkan dibagian belakang rumah karena identik dengan hal yang kotor. Kan lucu kalau dapur ada di ruangan depan rumah kita.

Rumah adat Belitung ini mulai dibangun pada tahun 2004 dan diresmikan pada tahun 2009 oleh Bupati Belitung Darmansyah Husain. Suasana yang tenang dan teduh membuat siapapun betah berlama-lama di rumah ini.

Informasi tambahan*

Perusahaan atau pun grup yang sedang berlibur di Belitung biasanya menggunakan rumah adat Belitung untuk kegiatan makan malam berupa makan bedulang, Dan pihak pengelola juga akan menampilkan tarian selamat datang dan live music seperti Campak kepada pengunjung.

Untuk kamu yang ingin merasakan suasana makan bedulang dirumah adat ini, Kamu bisa mengikuti program Tour yang termasuk makan malam Bedulang di rumah adat Belitung.

Bagaimana apakah Anda tertarik untuk mengunjungi Rumah Adat Belitung ?

Tinggalkan Balasan